Penjemputan Deteni dari Rudenim Jayapura

  • Kamis, 13 Februari 2020 - 13:46:40 WIB
  • Administrator

Pada tanggal 08 juli 2013 Rumah Detensi Imigrasi melakukan penjemputan terhadap 01 orang Deteni dari Rumah Detensi Imigrasi Jayapura atas nama ETHAN (lk) Kewarganegaraan Myanmar ( Rohingya)  sesuai dengan Surat Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor : IMI.5 GR.02.07-4-1114 tanggal 25 juni 2013  perihal Pemindahan 01 ( satu ) deteni,
Penjemputan dilaksanakan oleh 03 (tiga) orang petugas Rumah Detensi Imigrasi yakni FERRY KHRISDIYANTO SH, LUH KOMANG YULIARTINI, dan PUTU EKA SAPUTRA. Penjemputan dilakukan pada Pukul 13.45 Wita menuju Bandara International Ngurah Rai dengan menggunakan Kendaraan Operasional Ngurah Rai berangkat dari Kantor pukul 13.00 Wita.
Setiba di Bandara Petugas berkoordinasi dengan pihak Administrasi Bandara Kedatangan Domestik untuk melakukan penjemputan 01 ( satu) orang deteni an. ETHAN yang menggunakan pesawat Garuda Indonesia No penerbangan GA 863 yang diperkirakan sampai Denpasar, Bali Pukul 13.45 Wita, Sekira Pukul  13.30 setelah pesawat Landing Petugas langsung menghampiri Petugas Pengawalan dari Rumah Detnsi Imigrasi yang menggunakan Pakaian DInas Harian Lengkap yakni Bapak EKO PUNTO ADJI SH, dan Sdr HENGKI serta berkoordinasi untuk membawa /mengawal Deteni an. ETHAN ke Rumah Detensi Imigrasi Jayapura,kemudian petugas Rudenim Denpasar dan Rudenim Jayapura langsung meluncur ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar
Setiba di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Petugas Rudenim Jayapura diterima oleh Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Bapak AMIR FATAH SH.MH. selanjutnya melakukan Serah Terima Deteni ke Seksi Registrasi untuk kelengkapan Administrasi  dan Dokumen kemudian menyerahkan kepada Seksi Keamanan dan ketertiban untuk dilakukan Penggeledahan dan Pendetensian yang dipimpin oleh Kasi Kamtib Bpk I.MADE KORMA selanjutnya diserahkan kepada Kasubsi Ketertiban  RIANTO DERMAN GANDA  untuk ditempatkan didalam Blok B3 ( bersama deteni Rohingya lainnya) dengan dikawal oleh Penjagaan.
Kegiatan berjalan dengan lancar, dan tidak menimbulkan konflik didalam Blok, dengan memperhatian aspek keamanan dan ketertiban serta perlindungan Hak- hak Deteni mengacu kepada SOP dan Tata tertib  yang berlaku.

oleh

Rianto Derman Ganda,SH

  • Kamis, 13 Februari 2020 - 13:46:40 WIB
  • Administrator

Berita Terkait Lainnya